bicara orang sukses, tentu banyak sekali ada di sekitar kita. Sukses tak
bisa digenggam dalam sekejap. Butuh perjuangan dan keseriusan.
Seperti yang dilakukan oleh orang-orang sukses di dunia ini. Mereka luar
biasa perjuangannya. Jatuh bangun tanpa mengeluh. Bahkan tak sedikit
dicibir, tapi tetap bangkit demi sebuah kesuksesan.
Ada beberapa kisah inspiratif yang bisa dijadikan kaca bagi kita semua.
Berikut ini kisah inspiratif ini
Lebih dari sepuluh tahun lalu, Jack Ma bukanlah orang penting apalagi
orang kaya di China. Dia cuma pengangguran yang prestasi di bangku
kuliah pun pas-pasan. Namun siapa sangka Jack Ma kini dikenal sebagai
pendiri e-commerce Alibaba terbesar di China yang perusahaannya bersaing
ketat dengan eBay milik Amerika.
Kesuksesan Ma tidak terjadi dalam sekejap. Perlu kesungguhan dan tekad
setebal baja untuk menjadi sukses seperti sekarang ini.
Dalam wawancara yang dikutip dari businessinsider.co.id,
Ma mengungkapkan dirinya sudah terbiasa dengan penolakan. Bahkan untuk
masuk kuliah pun, Ma sudah terlebih dahulu ditolak tiga kali oleh
kampus. Yang terparah selepas kuliah 30 kali penolakan kerja diterimanya
sampai nyaris membuat Ma putus asa.
"Saya mau menjadi polisi, mereka bilang saya tidak pantas. Bahkan saya
melamar ke KFC di kota saya, dari 24 orang yang melamar hanya saya yang
tidak diterima," kenang Ma.
Tak putus asa, di tahun 1999 bersama temannya Ma mencoba terobosan baru
di bidang e-commerce. Saat itu dia tahu dia harus kreatif untuk
mendapatkan suntikan dana dari bank. Akhirnya dia meluncurkan produk
e-commerce pertamanya Aliplay.
Semula banyak orang menyangsikan Aliplay yang mewadahi jual beli antar
kurs dalam perdagangan internasional. "Mereka bilang ini ide paling
bodoh yang pernah saya lakukan. Saya tidak peduli selama orang dapat
menggunakannya," tutur dia.
Kini Ma dinobatkan sebagai orang terkaya di China dengan total kekayaan
20,4 miliar dolar. Bahkan produk perusahaan Ma mampu menarik 100 juta
orang setiap harinya.
Ma pun tak takut harus bersaing dengan eBay yang tampak lebih perkasa.
Dia yakin kepercayaan pasar, utamanya di China sudah berada di dalam
genggamannya. Kisah Ma menjadi bukti jangan pernah berhenti berusaha
jika mau sukses.
Home
Archives for April 2015
Saturday, 11 April 2015
Friday, 10 April 2015
Alam Semesta Itu Berkelimpahan. Kekurangan Hanya Ada Dalam Pikiran Kita Sendiri
Ilmu untuk menjadi kaya
yang keenam adalah soal mindset. Sebenarnya mengelola mindset itu
sangatlah penting. Sekali lagi kami tekankan disini bahwa memiliki
mindset yang benar itu adalah sangat penting bahkan wajib hukumnya.
Sayang sekali banyak yang mengacuhkan memiliki mindset yang benar karena
kurang memahaminya.
Apa itu mindset? Mindset adalah pola pikir yang mempengaruhi pola kerja. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh pola pikirnya. Seseorang melakukan sesuatu karena didorong dan digerakkan oleh pola pikirnya. Jadi, kalau kita mau merubah perilaku seseorang maka pola pikirnya dulu yang harus dirubah. Pola pikir berubah, perilaku pasti berubah dan nasib juga bisa berubah dengan sendirinya ketika Anda memiliki mindset yang benar.
Mindset yang perlu kita miliki untuk menjadi kaya adalah :
"Alam Semesta Itu Berkelimpahan. Kekurangan Hanya Ada Dalam Pikiran Kita Sendiri."
Mindset ini berguna untuk mengeliminasi mental block yang ada dalam pikiran kita. Kami tidak tahu apakah Anda memiliki mental block berupa kepercayaan negatif dan pikiran negatif seperti "Selalu merasa kekurangan", "Selalu merasa tidak ada jalan keluar", "Selalu tidak ada solusi" dan lain sebagainya. Yang kami yakini adalah orang yang memiliki mental block seperti ini banyak sekali, sehingga pikiran negatif dan kepercayaan yang keliru seperti ini haruslah di replace dengan pikiran positif dan kepercayaan baru yang lebih memberdayakan.
Alam semesta begitu berlimpahnya, begitu luar biasanya. Laut begitu banyak ikannya, hutan-hutan begitu banyak hasil alamnya, matahari berlimpah, tidak ada kekurangan kecuali dalam pikiran kita sendiri. Banyak sekali orang yang merasa kekurangan energi, minyak habis. Coba lihat disekitar kita, sekarang teknologi dengan pikiran kita bisa menemukan teknologi tenaga surya, yang makin hari makin murah, dan kemudian juga teknologi bahan bakar dengan menggunakan air (H2+O), dan kemudian yang terjadi adalah sisa pembuangannya adalah H2O, pembuangannya adalah air.
Begitu
berlimpahnya tenaga yang ada disekitar kita, dan alam semesta yang
begitu berkelimpahan, sekali lagi yang membatasi hanya pikiran kita
sendiri.
Saat banyak orang yang merasa tidak ada peluang, tidak ada solusi, tidak
ada cara untuk menjemput rezeki, pada saat yang sama pula muncul
orang-orang dengan bisnis-bisnis baru yang menghasilkan begitu banyak
uang. Mereka seolah-olah tahu tempat bersembunyinya sebuah peluang,
sebuah gagasan, sebuah harta karun yang tersembunyi di alam semesta yang
bernilai milyaran atau trilyunan rupiah.
Faktanya masih sama, bahwa alam semesta masih begitu berlimpah, masih
tersembunyi gagasan-gagasan besar yang menunggu untuk diwujudkan oleh
mereka yang berhasil menemukannya dan mengubah gagasan tersebut menjadi
kenyataan.
Jika Anda saat ini tidak memiliki ide, tidak memiliki peluang, tidak
memiliki modal, atau merasa serba kekurangan untuk bisa menjadi kaya.
Selalulah ingat bahwa alam semesta masih berkelimpahan, sedangkan
kekurangan hanya ada pada pikiran Anda.
Anda masih dapat mencari rezeki yang melimpah dengan mengacu pada rumus berikut ini :
RICE
Apa itu RICE ?
RICE adalah singkatan dari :
R : Resources (alias modal)
I : Idea (Ide)
C : Contact (Kenalan)
E : Expertise (Keahlian)
Untuk menjadi kaya Anda perlu empat (4) komponen diatas. Anda perlu R modal, Anda perlu sebuah I gagasan yang katakanlah bernilai milyaran atau trilyunan rupiah, Anda perlu C orang-orang yang memiliki akses untuk membantu mewujudkan keinginan Anda, dan terakhir Anda perlu E keahlian atau kemampuan untuk mewujudkan gagasan menjadi nyata.
Jika keempat komponen diatas bisa Anda penuhi maka uang akan mengalir kepada Anda dengan pasti.
Kabar buruknya mungkin Anda tidak memiliki keempat komponen diatas.
Sedangkan kabar baiknya Anda tidak perlu memiliki keempat komponen diatas sendiri. Jadi Anda tidak perlu menggunakan modal sendiri, ide sendiri, kenalan sendiri, dan keahlian sendiri.
Anda hanya perlu untuk :
Tanya, usul, komunikasi kepada orang yang tepat lebih banyak sehingga bisa mendapat bantuan/kemudahan yang kita perlukan.
Dengan begitu Anda hanya perlu memiliki setidaknya 1 komponen saja
diatas dan mencari orang-orang yang memiliki ke-3 komponen sisanya untuk
diajak bekerja sama mewujudkan gagasan yang bernilai tersebut. Sisanya
bertawakkal lah kepada Allah agar Dia berkenan membantu mewujudkan
impian Anda.
Kesimpulannya :
Jika Anda saat ini tidak punya ide sama sekali untuk menjadi kaya, ingatlah bahwa itu bukan masalah.
Jika Anda saat ini merasa serba kekurangan, ingatlah bahwa itu hanya ada dalam pikiran Anda sendiri, sedangkan alam semesta masih berkelimpahan.
Jika Anda tidak ada ide dan tidak tahu cara untuk menjadi kaya maka tenang dulu. Ingatlah komponen RICE diatas. Anda hanya perlu untuk mencari orang yang memiliki ide yang bernilai luar biasa, lalu ajaklah orang tersebut untuk mewujudkan ide tersebut dengan menawarkannya akses kepada orang-orang yang memiliki modal, kenalan, dan keahlian yang diperlukan.
Semakin Banyak Memberi, Semakin Banyak Menerima
Banyak Memberi Berarti Menerima Lebih Banyak
Ilmu ke tujuh untuk menjadi kaya berikut akhir-akhir ini terdengar
sangat klise. Disamping mulai banyak ustadz-ustadz di televisi yang
mendakwahkannya, di toko buku Gramedia juga mulai banyak buku-buku
motivasi dan spiritual yang membahas mengenai hal ini. Akhirnya di
internet pun kisah mengenai kekuatan ilmu yang satu ini juga semakin
marak.
Ilmu yang ketujuh ini adalah :
"Siapa Yang Memberi Pasti Menerima"
Semakin Banyak Memberi, Semakin Banyak Menerima
Dalam bahasa agama sering disebut dengan sedekah. Kami yakin ini bukan
pertama kalinya Anda mendengar mengenai kekuatan dari ilmu ini. Dan
barangkali Anda pun yang membaca artikel ini sudah membuktikan sendiri
mengenai kedahsyatan ilmu yang satu ini.
Dalam sebuah buku motivasi karya Jamil Azzaini dan rekan yang berjudul
"Kubik Leadership" dijelaskan bahwa di alam semesta ini terdapat hukum
kekekalan energi. Energi tidak perrnah hilang, hanya berubah wujud dari
bentuk yang satu ke bentuk yang lain. Ini yang menjadi salah satu dalil
dilihat dari sudut pandang metafisika bahwa jika kita memberi dengan
hati yang ikhlas, energi positif dari sedekah dengan hati yang ikhlas
tersebut akan terlepas dari kita dan menyebar ke alam semesta sampai
akhirnya energi positif itu akan kembali lagi kepada kita suatu saat
dengan jumlah yang sama atau lebih besar.
Joe Vitale salah seorang motivator kondang asal Amerika Serikat yang
juga menjadi salah satu Guru dari film The Secret yang dulu sempat heboh
di beberapa negara termasuk Indonesia bahkan membuat satu buku khusus
mengenai kekuatan dari memberi dengan hati yang ikhlas dalam buku yang
berjudul "The Greatest Money-Making Secret In History". Dikatakan di
buku itu bahwa memberi atau membantu dengan ikhlas bisa dipastikan akan
membuat orang yang memberi tersebut semakin banyak menerima, bahkan
seringkali jumlah yang diterima adalah lebih banyak. Syarat yang
diberikan di sini adalah tidak hanya asal memberi, tapi diperlukan
syarat mutlak yaitu perasaan ikhlas ketika memberi. Hal ini
berhubungan dengan mekasnisme spiritualias dan metafisika yang memang
mensyaratkan apabila kita ingin menerima energi positif lebih banyak
maka berikanlah energi positif juga yang banyak pula. Mungkin ada yang
bingung dengan penjelasan spiritual dan metafisika, ya kami sendiri
tidak ingin menjelaskan lebih lanjut pada postingan ini, pokoknya
penjelasan dari Joe Vitale dan Jamil Azzaini ya begitu itu.
Sekarang dari dalil agama Islam bagaimana?
Oh ya sudah pasti ada, dan memang syariat sedekah itu memang
mengharuskan ikhlas ketika akan memberi. Karena sedekah itu kan perintah
agama, kita memberi karena diperintahkan agama, niatnya ya untuk
mematuhi perintah Allah SWT dan Rasul SAW. Dari situ saja sebenarnya
kadar spiritual nya sudah sangat tinggi, sehingga wajar apabila ketika
kita sedekah dengan ikhlas maka hasilnya kita akan menerima lebih
banyak.
Dalil sedekah dari Al-Qur'an diantaranya
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا
فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ
وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik
(menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat
gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah
menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu
dikembalikan." (Al Baqarah : 245)
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ
اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ
سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ
وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan
hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang
menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah
melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah
Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Al Baqarah : 261)
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
ثُمَّ لَا يُتْبِعُونَ مَا أَنْفَقُوا مَنًّا وَلَا أَذًى ۙ لَهُمْ
أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ
يَحْزَنُونَ
"Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka
tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut
pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka
memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap
mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Al Baqarah : 262)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا
صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ
النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ فَمَثَلُهُ
كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ
صَلْدًا ۖ لَا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِمَّا كَسَبُوا ۗ وَاللَّهُ لَا
يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir." (Al Baqarah : 264)
وَمَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمُ ابْتِغَاءَ
مَرْضَاتِ اللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ
بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَآتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِنْ لَمْ
يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
"Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat." (Al Baqarah : 265)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ
طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ ۖ
وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنْفِقُونَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيهِ
إِلَّا أَنْ تُغْمِضُوا فِيهِ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (Al Baqarah : 267)
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ
بِالْفَحْشَاءِ ۖ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا ۗ
وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
"Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui." (Al Baqarah : 268)
إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ
تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ
عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
"Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al Baqarah : 271)
لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي
مَنْ يَشَاءُ ۗ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَلِأَنْفُسِكُمْ ۚ وَمَا
تُنْفِقُونَ إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ
خَيْرٍ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ
"Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan)." (Al Baqarah : 272)
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ بِاللَّيْلِ
وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ
وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
"Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Al Baqarah : 274)
وَإِنْ كَانَ ذُو عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ إِلَىٰ مَيْسَرَةٍ ۚ وَأَنْ تَصَدَّقُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
"Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui." (Al Baqarah : 280)
Sedangkan dalil dari Hadis antara lain
Dari Abu Hurairah r.a berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya : “Sedekah tidak mengurangkan harta. Allah tidak melebihkan seseorang hamba dengan kemaafan-Nya melainkan kemuliaan dan tidak merendahkan diri seseorang melainkan Allah mengangkatnya.” (Muslim, ad-Darimi dan Ahmad)
Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya: “Barang siapa bersedekah seberat biji kurma dari usaha yang baik, dan tidak naik (sampai) kepada Allah melainkan yang baik, maka sesungguhnya Allah menyambutnya dengan tangan kanan-Nya. Kemudian Allah memelihara sedekah itu untuk pemiliknya, sebagaimana seorang kamu memelihara anak-anak kudanya sehingga menjadilah sedekah itu setinggi gunung.” (al-Bukhari dan Muslim)
Dari abu hurairah r.a. berkata bahwa Nabi SAW bersabda, “Ketika seseorang sedang berada di padang pasir, tiba-tiba ia mendengar suara dari awan, ‘Curahkanlah ke kebun Fulan.’ Maka bergeraklah awan itu kemudian turun sebagai hujan di suatu tanah yang keras berbatuan. Lalu salah satu tumpukan dari tumpukan bebatuan tersebut menampung seluruh air yang baru saja turun, sehingga air mengalir ke suatu arah. Ternyata air itu mengalir di sebuah tempat dimana seorang laki-laki berdiri di tengah kebun miliknya sedang meratakan air dengan cangkulnya. Lalu orang tersebut bertanya kepada pemilik kebun, “Wahai hamba Allah, siapakah namamu?” Ia menyebutkan sebuah nama yang pernah didengar oleh orang yang bertanya tersebut dari balik mendung. Kemudian pemilik kebun itu balik bertanya kepadanya, “Mengapa engkau menanyakan nama saya?” Orang itu berkata, “Saya telah mendengar suara dari balik awan, ‘Siramilah tanah si Fulan,’ dan saya mendengar namamu disebut. Apakah sebenarnya amalanmu (sehingga mencapai derajat seperti itu)?” Pemilik kebun itu berkata, “Karena engkau telah menceritakannya, saya pun terpaksa menerangkan bahwa dari hasil (kebun ini), sepertiga bagian langsung saya sedekahkan di jalan Allah SWT, sepertiga bagian lainnya saya gunakan untuk keperluan saya dan keluarga saya, dan sepertiga bagian lainnya saya pergunakan untuk keperluan kebun ini.” (HR. Muslim)
Nabi SAW bersabda,“Seorang wanita pezina telah diampuni dosanya karena ketika dalam perjalanan, ia melewati seekor anjing yang menengadahkan kepalanya sambil menjulurkan lidahnya hampir mati karena kehausan. Maka, wanita tersebut menanggalkan sepatu kulitnya, lalu mengikatkannya dengan kain kudungnya, kemudian anjing tersebut diberi minum olehnya. Maka dengan perbuatannya tersebut, ia telah diampuni dosanya.” Seseorang bertanya, “Adakah pahala bagi kita dengan berbuat baik kepada binatang?” Beliau SAW menjawab, “Berbuat baik kepada setiap yang mempunyai hati (nyawa) terdapat pahala.” (Muttafaq ‘Alaih)
Nabi SAW bersabda, “Bershadaqah pahalanya sepuluh, memberi hutang (tanpa bunga) pahalanya delapan belas, silaturahmi dengan kawan-kawan pahalanya dua puluh dan silaturahmi (dengan keluarga) pahalanya dua puluh empat.” (HR. Al Hakim)
Allah SWT berfirman (dalam hadits qudsi): “Hai anak adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.” (HR. Muslim)
Seorang sahabat bertanya kepada rasulullah SAW, “Shadaqah yang bagaimana yang paling besar pahalanya?” Nabi SAW menjawab, “Saat kamu bershadaqah hendaklah kamu sehat dan dalam kondisi pelit (mengekang) dan saat kamu takut melarat tetapi mengharap kaya. Jangan ditunda sehingga rohmu ditenggorokan baru kamu berkata untuk Fulan sekian dan untuk Fulan sekian.” (HR. Bukhari)
Nabi SAW bersabda,“Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain.” (HR. Ahmad)
“Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bershadaqah dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.” (HR. Ath Thabrani)
“Tiada seorang bershadaqah dengan baik kecuali Allah memelihara kelangsungan warisannya.” (HR. Ahmad)
Dan masih banyak lagi dalil lainnya. Karena begitu banyak mungkin perlu ada postingan khusus yang isinya hanya tentang dalil mengenai sedekah saja.
Sekarang bagaimana cara memberi yang membuat kita jadi lebih banyak menerima?
Menurut para motivator setidaknya ada 3 syarat. Ya sementara kami nurut
saja lah apa kata motivator. Tiga syarat tersebut antara lain :
1. Memberi dengan perasaan positif
Ini ada kaitannya dengan hukum TEN-FOLD RETURN. Apa itu? Katanya ini adalah hukum yang berlaku di alam semesta, yang mengatakan bahwa "Setiap pemberian kita dikembalikan ke kita berlipat ganda" Maka berhati-hatilah dengan apa yang Anda berikan.
Contohnya begini kalau kita memberi saudara atau teman kita yang membutuhkan sejumlah uang.
Tentu ada perbedaan ketika kita memberi dengan kata-kata yang baik, dan senyuman. Kita justru malah merasa senang dapat membantu orang walaupun kita kehilangan sejumlah uang.
Dengan
Memberi tapi dengan kata-kata yang tidak enak seperti (ah elu mah inget gue kalo lagi butuh aja; elu mah ngrepotin gua aja bisanya; elu jangan cuman minta-minta aja, sono cari kerja yang bener; dan lain sebagainya), karena dasarnya Anda memang tidak begitu ikhlas. Lalu serahkan uangnya dengan cara melemparnya, atau lemparkan ke mukanya.
Cara yang pertama yang penuh dengan perasaan positif walau Anda
kehilangan uang adalah lebih baik nantinya daripada cara yang kedua yang
penuh dengan perasaan negatif. Bisa jadi dengan cara yang kedua Anda
tidak akan menerima lebih banyak, bahkan bisa jadi menerima sesuatu yang
tidak Anda inginkan, walaupun judulnya sama-sama memberi.
Felix Siauw teman saya di kampus dulu memberikan sebuah tips yang ampuh untuk ini.
Tips nya adalah ketika Anda punya kesempatan untuk memberi di depan mata Anda, maka Anda tidak boleh berfikir dua kali untuk memberi. Langsung berikan saja, tanpa perlu menimbang-nimbang apakah Anda akan memberi atau tidak. Karena jika Anda memberikan kesempatan diri Anda untuk berfikir dua kali apakah Anda perlu memberi atau tidak maka hampir pasti Anda tidak jadi memberi.
2. Tidak perlu mengharapkan balasan
Ini adalah alasan yang lagi-lagi masuk ke dalam ranah spiritual. Oleh karenanya buang jauh-jauh logika Anda kalau sudah masuk ke ranah ini. Karena logika materialistik tidak berlaku di sini.
Dalam buku yang ditulis oleh Yusuf Mansur ada kisah yang sangat menarik
dan relevan mengenai hal ini. Ada seorang tukang gorengan yang memberi
gorengan gratis kepada seorang anak kecil, karena iba dengan anak kecil
yang miskin itu. Dia memberi gorengan gratis itu hanya beberapa hari
saja, karena setelah itu anak kecil itu tidak nampak lagi di daerah
situ.
Lalu selang puluhan tahun kemudian ada seorang pemuda yang datang kepadanya kemudian berterimakasih kepada penjual gorengan yang sudah paruh baya tersebut atas apa yang ia lakukan kepadanya puluhan tahun silam. Lalu sebagai balasannya pemuda yang sudah sukses secara finansial itu memberangkatkan haji pak tua penjual gorengan ini.
Sebuah balasan yang tidak disangka-sangka. Penjual gorengan ini jelas tidak mengharapkan balasan ketika memberi gorengan kepada anak kecil itu beberapa puluh tahun lalu. Apalagi balasan yang begitu besar, jauh lebih besar nilainya daripada sekedar gorengan.
Hukum kekekalan energi, dan hukum ten fold return berlaku di sini.
3. Berikan apa saja yang anda inginkan
Syarat memberi efektif terakhir agar pemberian Anda ampuh membuka lebar-lebar pintu rezeki Anda adalah Anda harus mau memberi tidak hanya uang, tapi apa saja yang Anda inginkan tersebut.
Alurnya itu begini :
"Anda memberi lebih dulu baru Anda mendapat balasannya berlipat-lipat."
Jadi bukan Anda kaya dulu baru Anda bisa memberi dan membantu orang lain, seperti sikap dan cara pandang kebanyakan orang.
"Nanti kalau aku kaya aku akan sedekah.", "Nanti kalau usahaku ini sudah berhasil, aku akan menyantuni anak yatim.", "Kalau aku naik pangkat dan naik gaji, aku akan bayar zakat." dan sebagainya.
Jadi syarat yang ketiga ini kita justru berperilaku sebaliknya.
Anda memberi dahulu, yang dengan itu Anda akan menerima dengan lebih banyak.
Jadi bukan Anda kaya dulu baru Anda bisa memberi dan membantu orang lain, seperti sikap dan cara pandang kebanyakan orang.
"Nanti kalau aku kaya aku akan sedekah.", "Nanti kalau usahaku ini sudah berhasil, aku akan menyantuni anak yatim.", "Kalau aku naik pangkat dan naik gaji, aku akan bayar zakat." dan sebagainya.
Jadi syarat yang ketiga ini kita justru berperilaku sebaliknya.
Anda memberi dahulu, yang dengan itu Anda akan menerima dengan lebih banyak.
Lalu karena balasan berlipat ini, Anda jadi bisa memberi semakin banyak lagi,
Yang kemudian berakibat Anda menerima lebih banyak lagi.
Dan begitu seterusnya.
Apa saja yang harus kita beri? Apapun itu, dari sesuatu yang abstrak dan tidak memerlukan modal antara lain :
Senyuman, kasih sayang, ilmu yang bermanfaat, sumbangsih tenaga,
sumbangsih pemikiran, doa, harapan dan kata-kata positif, saran dan
nasihat yang baik, dan berbagai macam hal lain yang bisa kita berikan.
Tiga syarat diatas akan menjamin apa yang Anda beri akan kembali kepada
Anda, yang artinya Anda akan menerima jauh lebih banyak. Ketika Anda
menerima jauh lebih banyak maka berikanlah lebih banyak lagi, maka Anda
akan menerima jauh lebih banyak lagi. Begitu saja lingkaran itu
berputar-putar, dan semakin Anda banyak memberi maka semakin banyak dan
semakin sering Anda menerima.
----------------------
Imajinasi Kepemimpinan
Intelektualitas dan pendidikan tidak mendahului imajinasi.
Itu sebabnya Albert Einstein mengatakan bahwa imajinasi adalah sebuah kualitas yang lebih penting daripada pengetahuan. Karena, semua penggunaan bakat, intelek, pendidikan, dan pengalaman ditentukan arahnya oleh apa yang kita bayangkan dalam pikiran kita.
Kita tidak mungkin bekerja bertentangan dengan niat-niat pencapaian dari yang sedang terbayangkan di mental kepemimpinan kita.
Bila imajinasi seorang pemimpin menggambarkan sebuah keadaan yang lebih cemerlang di masa depan yang dicapai dengan cara-cara yang keefektifannya juga dibayangkannya, maka mudah dimengerti bila dia menuntut bawahannya untuk bekerja dengan cara-cara yang kualitas dan keefektifannya merupakan perbaikan dari apa yang sedang mereka kerjakan saat ini.
Puncak dari semua kemungkinan dimasa depan bagi sebuah bisnis adalah kemampuan imajinasi para pemimpinnya
Kemampuan imajinasi bisa saja berupa sebuah bakat, tetapi lebih sering kemampuan itu adalah sebuah kecenderungan yang menguat dan berperan karena keputusan pribadi kita. Pada tingkat pribadi, imajinasi menentukan bagaimana kita menikmati dan mensyukuri sebuah keindahan, atau bagaimana kita memperburuk keadaan dengan pembayangan penderitaan yang lebih besar dari yang mungkin terjadi.
Pada proses kepemimpinan,imajinasi sang pemimpin merupakan pemberi izin bagi pencapaian kualitas perencanaan dan investasi pada kualitas proses usaha yang prima; karena imajinasi sang pemimpin adalah mercusuar bagi semua proses dalam keseharian kerja organisasinya.
Kemampuan imajinasi bisa saja berupa sebuah bakat, tetapi lebih sering kemampuan itu adalah sebuah kecenderungan yang menguat dan berperan karena keputusan pribadi kita. Pada tingkat pribadi, imajinasi menentukan bagaimana kita menikmati dan mensyukuri sebuah keindahan, atau bagaimana kita memperburuk keadaan dengan pembayangan penderitaan yang lebih besar dari yang mungkin terjadi.
Pada proses kepemimpinan,imajinasi sang pemimpin merupakan pemberi izin bagi pencapaian kualitas perencanaan dan investasi pada kualitas proses usaha yang prima; karena imajinasi sang pemimpin adalah mercusuar bagi semua proses dalam keseharian kerja organisasinya.
Dan itu sebabnya, para pemimpin dengan imajinasi spektakular, tidak boleh terpisahkan jauh dari mereka yang dipimpinnya. Kehadirannya yang dekat, baik secara fisik, emosional, atau secara sistemik; menentukan kepatuhan perilaku organisasinya kepada jalan-jalan pencapaian kualitas masa depan yang ada dalam imajinasinya.
Organisasi yang dipimpin oleh seorang yang tidak memiliki imajinasi adalah organisasi yang tidak memiliki masa depan.
Seorang pemimpin adalah seorang "visualizer" dia yang membayangkan'. Dan karena dia juga yang berwenang, maka dia akan membatasi dan menghalangi perilaku organisasi yang tidak dilihatnya mendukung pencapaian imajinasinya.
Tetapi, bila dia tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang ingin dicapainya di masa depan dia tidak akan mengijinkan perilaku apa pun, kecuali perilaku yang telah dikenalnya sebagai cara-cara yang aman.
Itu sebabnya, tidak akan ada rencana pengembangan usaha di masa depan yang bisa melambung lebih tinggi daripada imajinasi sang pemimpin. Imajinasi seorang pemimpin adalah batas dari tingkat dan kualitas perencanaan masa depan sebuah organisasi.
Seorang pemimpin adalah seorang "visualizer" dia yang membayangkan'. Dan karena dia juga yang berwenang, maka dia akan membatasi dan menghalangi perilaku organisasi yang tidak dilihatnya mendukung pencapaian imajinasinya.
Tetapi, bila dia tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang ingin dicapainya di masa depan dia tidak akan mengijinkan perilaku apa pun, kecuali perilaku yang telah dikenalnya sebagai cara-cara yang aman.
Itu sebabnya, tidak akan ada rencana pengembangan usaha di masa depan yang bisa melambung lebih tinggi daripada imajinasi sang pemimpin. Imajinasi seorang pemimpin adalah batas dari tingkat dan kualitas perencanaan masa depan sebuah organisasi.
Seorang pemimpin baru adalah
seseorang yang diharapkan membebaskan kemungkinan-kemungkinan organisasi
yang tersandera oleh sempitnya imajinasi pemimpin yang digantikannya.
Sering terbukti bahwa seorang pemimpin baru yang kemudian berkiprah cemerlang dengan perubahan perubahan yang spektakular, adalah sebetulnya pribadi yang hadir dengan imajinasi-imajinasi segar, yang membebaskan kekangan-kekangan pada perilaku organisasi yang ditetapkan oleh pendahulunya.
Tetapi, tidak sedikit pemimpin, sebagai pribadi, yang datang dengan kekhawatiran-kekhawatirannya sendiri; sehingga, meskipun dia sadar dengan tuntutan untuk mendatangkan perubahan-perubahan yang berarti dia justru menambahkan batasan-batasan baru di atas batasan-batasan lama.
Itu sebabnya, seorang pemimpin yang cerdik akan mendahulukan kemampuan imajinasi yang baik pada para pembantunya, sebagai syarat utama setelah integritas; untuk menentukan kepantasan mereka sebagai pejabat.
Lalu, para wakil yang imajinatif itu dituntut untuk memimpin pencapaian hasil melalui proses-proses organisasi yang logis, tertata, dan cerdas.
Keberanian untuk membayangkan yang tidak terbayangkan adalah esensi dari kepemimpinan masa depan.
Batas-batas dari kemungkinan Anda hanya bisa Anda kenali dengan keberanian untuk melangkah keluar dari wilayah-wilayah yang Anda anggap aman.
Lebih jauh, mohon Anda sadari bahwa wilayah-wilayah yang Anda anggap aman itu juga sebetulnya hanya dan masih berada dalam imajinasi Anda.
Sehingga, bila Anda ingin mengetahui kemungkinan-kemungkinan yang bisa Anda capai, di atas dan lebih baik dari keadaan apa pun yang sekarang sedang Anda pimpin; paksalah diri Anda untuk membayangkan yang selama ini tidak dapat Anda bayangkan.
Dan bilaAnda melihat itu sebagai keberanian yang sangat pribadi, maka sebetulnya tidak ada apa pun yang membatasi Anda dari melakukannya; kecuali diri Anda sendiri.
Mohon Anda ingat, bahwa rahasia keberhasilan kepemimpinan di masa depan adalah melihat sesuatu dengan jelas, sebelum sesuatu itu menjadi jelas bagi semua orang.
Sering terbukti bahwa seorang pemimpin baru yang kemudian berkiprah cemerlang dengan perubahan perubahan yang spektakular, adalah sebetulnya pribadi yang hadir dengan imajinasi-imajinasi segar, yang membebaskan kekangan-kekangan pada perilaku organisasi yang ditetapkan oleh pendahulunya.
Tetapi, tidak sedikit pemimpin, sebagai pribadi, yang datang dengan kekhawatiran-kekhawatirannya sendiri; sehingga, meskipun dia sadar dengan tuntutan untuk mendatangkan perubahan-perubahan yang berarti dia justru menambahkan batasan-batasan baru di atas batasan-batasan lama.
Itu sebabnya, seorang pemimpin yang cerdik akan mendahulukan kemampuan imajinasi yang baik pada para pembantunya, sebagai syarat utama setelah integritas; untuk menentukan kepantasan mereka sebagai pejabat.
Lalu, para wakil yang imajinatif itu dituntut untuk memimpin pencapaian hasil melalui proses-proses organisasi yang logis, tertata, dan cerdas.
Keberanian untuk membayangkan yang tidak terbayangkan adalah esensi dari kepemimpinan masa depan.
Batas-batas dari kemungkinan Anda hanya bisa Anda kenali dengan keberanian untuk melangkah keluar dari wilayah-wilayah yang Anda anggap aman.
Lebih jauh, mohon Anda sadari bahwa wilayah-wilayah yang Anda anggap aman itu juga sebetulnya hanya dan masih berada dalam imajinasi Anda.
Sehingga, bila Anda ingin mengetahui kemungkinan-kemungkinan yang bisa Anda capai, di atas dan lebih baik dari keadaan apa pun yang sekarang sedang Anda pimpin; paksalah diri Anda untuk membayangkan yang selama ini tidak dapat Anda bayangkan.
Dan bilaAnda melihat itu sebagai keberanian yang sangat pribadi, maka sebetulnya tidak ada apa pun yang membatasi Anda dari melakukannya; kecuali diri Anda sendiri.
Mohon Anda ingat, bahwa rahasia keberhasilan kepemimpinan di masa depan adalah melihat sesuatu dengan jelas, sebelum sesuatu itu menjadi jelas bagi semua orang.
-Have a super day!-
by : Mario Teguh
Friday, 3 April 2015
Musuh Kita adalah Diri Sendiri.
Ada pepatah yang mengatakan musuh kita adalah diri sendiri. Banyak orang merasa terbelenggu akibat berbagai peristiwa yang kurang menguntungkan. Seperti disalahgunakan, diabaikan, dilecehkan, ditolak, atau dikhianati hingga mengalami kehidupan yang rusak dan dipenuhi dengan rasa sakit yang tampaknya mengikuti sepanjang hidupnya. Hidup mereka diperbudak oleh kecemasan, kekhawatiran, ketakutan yang makin tidak jelas penyebabnya, hingga kehidupan dirasakan berat dan tanpa berupaya bahwa mereka bisa hidup tanpa belenggu.
Sejatinya, ketidakbahagiaan dan kekurangan bisa diubah menjadi keuntungan, damai dan suka cita. Tidak ada alasan lagi untuk membenci diri sendiri, menjauh dari lingkungan sosial dan menjadi korban keraguan dari diri sendiri. Bila benar-benar ingin lepas dari belenggu putus asa lalu menjadikan hidup lebih bahagia, bukankah tidak seorangpun yang dapat mencegahnya dan tak satu orangpun yang dapat menghalangi kemajuan hidup. Tidak juga ada orang lain yang akan menghentikan langkah kita untuk mendapatkan kehidupan yang layak dengan membatasi sukacita dan kebahagiaan. Dunia ini adalah tempat untuk bahagia bagi orang-orang yang ingin selalu berpartisipasi atau mengambil bagian dari kebahagiaan itu sendiri. Bukankah tidak ada batas untuk bersuka cita yang bisa dirasakan di bumi ini. Peran aktif sangat dibutuhkan untuk meraih kebahagiaan, yaitu dengan cara menjangkau dan mengeksplorasi apa yang ada di sekitar kita. Tidak perlu ragu memulai semuanya meski terkesan terlambat, dan belajar adalah satu-satunya cara mendapatkan pengalaman berharga. Ketakutan dan penyesalan merupakan belenggu yang akan mengikat diri kita agar tidak bahagia. Masa depan ada di tangan kita, tidak ada yang bisa mengubah hidup kita kecuali individunya sendiri. Hanya karena tidak ada yang memberitahu mana yang buruk dan baik, bukan berarti kita tidak tahu apa yang terbaik untuk kita. Biarkan orang lain melakukan apa yang terbaik bagi mereka, sementara kita menjalani hidup dan melakukan apa yang terbaik untuk kita. Hanya diri kita sendiri yang membuat masa depan untuk diri
kita, tanpa harus menghakimi orang lain atas keputusan yang mereka buat yang berdasarkan keadaan hidup mereka, dan kita tidak perlu memahaminya. Meskipun kadang-kadang keputusan orang lain dapat mempengaruhi kehidupan kita dengan cara yang positif atau negatif dan bukan berarti kita harus berhenti melangkah. Hidupkan diri sendiri, bangun kembali semua rencana baru, tetaplah berpikir positif. Hidup adalah tentang memberi dan menerima. Menjangkau orang lain adalah cara lain untuk mencapai pemenuhan kebutuhan dan akan memelihara jiwa kita. Jika ingin mengubah realitas, kita harus mengubah Cara berpikir dan melihat dunia. Kita harus menyertakan diri dalam peristiwa yang terjadi di sekitar kita, sebab hal itu akan membangun hidup kita tidak lagi menjadi penonton atau Pengekor tapi juga menjadi pencipta dan membantu dalam mewujudkan segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita. SALAM KAYA BERSAMA
3 PERUSAK MOTIVASI BAGI PENGUSAHA PEMULA YANG BANYAK TIDAK DISADARI."
Ada banyak alasan atau motivasi bagi pengusaha pemula, mengapa mereka mau terjun ke dunia bisnis bahkan tidak sedikit yang berani meninggalkan kenyamanan mereka di dunia kerja. Alasan-alasan itu diantaranya adalah peluang pendapatkan penghasilan yang tak terbatas, kebebasan waktu, menyukai tantangan, dan ingin menjadi bos untuk diri sendiri. Itu adalah motivasi umum. Mungkin, setiap orang akan memiliki motivasi khusus, yang menjadikan dia begitu semangat untuk memulai bisnis. Apa itu? Anda harus menemukannya. Motivasi itu yang membuat Anda begitu tergetar dan menjadikan Anda begitu semangat dalam menjalankan bisnis Anda nanti. Anda harus mencari motivasi ini, sebab inilah yang disebut DNA Sukses Anda. Lalu, mengapa masih banyak yang gagal dan bahkan menyerah ditahun pertama? Mungkin, motivasinya melemah akibat salah pemahaman sendiri. Ada 3 pemahaman yang bisa merusak atau melemahkan motivasi Anda menjadi seorang pengusaha. "Pengusaha Pemula Banyak Yang Memiliki Motivasi Yang Salah." Jika motivasi Anda lemah, bisa jadi Anda akan segera gugur dalam perjalanan bisnis Anda. Hanya sedikit, pengusaha pemula yang bisa bertahan 1 tahun, apalagi 5 tahun, apalagi 10 tahun. Tanpa motivasi yang membara, bisnis Anda bisa segera redup. Bukan saya ingin menakuti-nakuti. Saya hanya ingin menunjukan motivasi yang salah, yang justru banyak dialami banyak orang. Banyak pengusaha pemula yang memiliki motivasi yang salah, yaitu bisnis adalah cara cepat dan mudah untuk menjadi kaya. Jika Anda beranggapan, bisnis adalah cara mudah dan cepat menjadi kaya dan ini menjadi motivasi Anda, maka Anda salah besar. Jangan pernah Anda menjadikan ini sebagai motivasi. Selain kenyataan bahwa bisnis itu tidak mudah, tapi motivasi seperti ini tidak memiliki “ruh” terhadap bisnis Anda. Saat Anda nanti ternyata menghadapi kenyataan, bahwa bisnis ternyata banyak tantangannya, maka semangat Anda segera runtuh. Miliki motivasi yang memiliki jiwa. Miliki misi yang mulia yang bermakna bagi diri, keluarga, bangsa dan tentu saja agama sebagai salah satu cara dakwah kita. "Bisnis Itu Tidak Mudah Kawan Tapi Tidak Juga Sulit." Maksudnya apa? Tidak mudah, tapi tidak sulit. Yang bener mana? Maksud saya, kita harus menyikapi bisnis dengan sikap yang benar. Dua sikap ekstrim yang salah bisa menjerumuskan Anda. Ada yang menyikapi, bisnis itu mudah. Tinggal action saja. Pada kenyataanya, berapa persen yang berhasil? Sebaliknya, ada yang mengatakan bisnis itu sulit, sehingga dia tidak pernah mulai. "Bisnis itu seperti naik kendaraan." Nah lho, apa maksudnya??,,, Bagi Anda yang belum bisa membawa mobil, maka mengendarai mobil adalah hal yang sudah, menakutkan, dan membingungkan. Membedakan rem dan gas masih tertukar. Mau pindah gigi juga masih bingung. Takut tertarbrak dan tersenggol. Tapi akan berbeda jika Anda sudah bisa. Baik melalui kursus maupun latihan sendiri. Apalagi, semakin berpengalaman, mengendarai mobil sampai merem juga bisa (lebay), maksudnya kita tidak berpikir lagi mana gas mana rem dan juga saat ganti gigi bisa dilakukan secara otomatis oleh tangan kita. Artinya apa? Bisnis itu BISA Anda jalankan jika Anda sudah memiliki ilmu, skill, dan pengalaman. Semakin berpengalaman, akan semakin mudah menjalankannya. SEMUA orang bisa, jika dia mau belajar. Baik belajar langsung sambil praktek, mapun belajar dulu kemudian praktek. Keduanya tidak masalah, yang salah adalah belajar melulu tanpa praktek atau praktek saja tanpa belajar dari kesalahan. Jadi, satu hal penting yang harus diingat, bahwa ada yang harus dipelajari dan dilatih dalam menjalankan bisnis. Dan bisa saja, ini memakan waktu baik bisnis online maupun offline. Nanti Anda harus menemukan itu ini yang harus dipelajari. Jika motivasi Anda lemah, bisa jadi Anda layu sebelum berkembang. "Tidak Ada Siaran Langsung !!!" Salah satu pemahaman yang bisa menghancurkan motivasi adalah selalu berharap semuanya langsung menghasilkan. Misalnya bagi pebisnis online, membuat website langsung laris jualannya. Membuka restoran, langsung rame pengunjung. Membuka toko langsung diserbu oleh pelanggan. Begitu juga, setelah Anda belajar, bisa jadi Anda tidak langsung bisa. Saya alami sendiri, dulu saat saya akan mulai bisnis online, saya membeli buku cara membuat website. Setelah membaca buku apakah langsung bisa? Tidak saudara. Memang, buku, ebook, video, workshop, pelatihan atau apa pun akan MEMUDAHKAN Anda, tapi tidak dijamin langsung bisa, langsung mahir. Memang, ada banyak kasus yang menunjukan seseorang berbisnis langsung sukses. Mungkin, meski saya tidak tahu dibalik itu semua. Artinya mungkin saja bisa, tetapi jangan berharap akan selalu langsung. "Sisakan ruang dalam diri Anda untuk gagal atau ketidak sempuranaan atau kesalahan dalam bertindak." Jika Anda membuka restoran, tetapi pengunjung sepi, artinya perlu ada perbaikan. Mungkin setelah Anda menyebar brosur, tapi tetap saja sepi. Artinya perlu perbaikan lagi. Mungkin jumlah dan kualitas brosur Anda perlu ditingkatkan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Anda gagal semuanya. Salah memilih produk, salah pemasaran, salah tempat, dan sebagainya sehingga Anda harus mulai dari nol lagi. Saya katakan, bahwa hal seperti ini BIASA dalam bisnis. Jadi, jika gagal atau belum optimal, jangan sampai putus asa dan menghancurkan motivasi Anda. Tetaplah semangat, memang seperti inilah perjalanan bisnis. Kesimpulan : Jadi 3 perusak motivasi bagi pengusaha adalah : # Pertama adalah memiliki motivasi yang salah, misalnya hanya ingin cepat kaya. # Dua sikap yang salah, yaitu terlalu menganggap terlal mudah atau terlalu sulit. # Ketiga beranggapan bisnis itu akan langsung berhasil dalam percobaan pertama. Jika Anda ingin berbisnis dan tidak tahu apa bisnis yang akan Anda geluti, Anda bisa konsultasi pada saya secara GRATIS...
Yg pengen penghasilannya nambah,,,,bisa chat me
My pin : 535FC34F
Bisnis Halal atau Haram?
Belajar hukum Islam...*Masih dalam proses pembelajaran nih ya...sebelumnya jika ada kesalahan dalam menelaah dan kata kata yang salah yeni mohon maaf apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan tersinggung..penjelasan ini adalah bagian dari ikhtiar dan hasil pembelajaran demi pemahaman pribadi dan pemahaman orang2 terdekat dan khalayak ramai.
1. Tambang Kota adalah bisnis Network Marketing
2. Network Marketing adalah fenomena baru dalam dunia marketing jika di tilik dari kitab fiqh klasik maka tidak akan ditemukan..
3. Network marketing masuk dalam bab muamalat yang hukum dasarnya MUBAH (Boleh)
4. jika merujuk pada kaidah Al-aslu Fi Asy- ya’i Al Ibahah. Hukum segala sesuatu itu pada dasarnya boleh (dlm hal muamalat), sampai nanti ada larangan, maka diharamkan syariat Islam. Apa saja unsur yang membuat sebuah model bisnis jatuh ke haram? Dan bagaimana dengan Bisnis Tambang Kota? Bisnis Tambang Kota adalah suatu wadah berbisnis untuk mencetak para pengusaha yang ikhlas dan sholeh, baik sholeh secara pribadi atau sholeh secara sosial. Kaya secara spiritual (Iman), kaya intelektual (ilmu) dan kaya secara financial (Keuangan). Ada 5 hal yang sangat bermanfaat di Tambang Kota 1. Pendidikan kewirausahaan 2. Peluang pemasaran atau marketing Waralaba Pribadi (Personal Franchise). disini kita mendapat Hak Usaha (HU) memasarkan Personal Franchise Opportunity (Waralaba Pribadi paling menguntungkan, Cepat dan Mudah berbasis E-Commerce Lihat definisi dan peraturan pemerintahnya (PP) Nomor 42 tahun 2007 3. Menjadi Dealer perhiasan Emas, berlian dan batu mulia 4. Mendapatkan komisi selayaknya Pekerjaan dalam bidang Pemasaran 5. Mendapatkan Reward berupa dana pensiun sebenarnya masih ada lagi tapi ini yang mendasar menurut saya..Pilihlah salah satu yang dianggap paling memungkinkan untuk kita jalankan. Atau jika mampu ditekuni semuanya, ya pilihlah semuanya. Mu'amalat Islami adalah HALAL selama dibangun di atas prinsip-prinsip berikut: 1. Tabadul al-manafi' (tukar-menukar barang yang bernilai manfa'at); disini, uang ditukar dengan emas 2. 'An taradlin (kerelaan dari kedua pihak yang bertransaksi dengan tidak ada paksaan); 3. 'Adamu al-gharar (tidak berspekulasi yang tidak jelas / tidak transparan), 4. 'Adamu Maysyir (tidak ada untung-untungan atau judi seperti ba 'i al-hashat yi: melempar barang dengan batu kerikil dan yang terkena lemparan itu harus dibeli, atau seperti membeli tanah seluas lemparan kerikil dengan harga yang telah disepakati, dan ba 'i al-lams yi: barang yang sudah disentuh harus dibeli), 5. 'Adamu Riba (tidak ada sistem bunga-berbunga), 6. 'Adamu al-gasysy (tidak ada tipu muslihat), seperti al-tathfif (curang dalam menimbang atau menakar), 7. 'Adamu al-najasy (tidak melakukan najasy yaitu menawar barang hanya sekedar untuk mempengaruhi calon pembeli lain sehingga harganya menjadi tinggi), 8. Ta 'awun 'ala al-birr wa al-taqwa (tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa), 9. Musyarakah (kerja sama). Semoga bisnis yang kami tekuni berkah dan tidak ada yang berniat jahat. Namun secara hitungan bisnis, pasti ada saja yang terancam dengan kehadiran bisnis tambang kota. Apalagi bisnis baru ini cepat berkembang dan cepat mendapatkan hasil. Rata-rata yang akan merasa terusik dengan kehadiran tambang kota adalah para pengusaha dan pemain bisnis sejenis yang tidak siap berkompetisi secara sehat dan fair. Mereka akan menggunakan segala cara untuk menjegal laju tambang kota. Atau orang yang tidak tuntas memahami dan mempejari tambang kota, sehingga salah dalam mengambil kesimpulan. Atau orang apatis yang semua salah kecuali dirinya. Kesannya kok seperti Money Games? Kesan, prasangka atau persepsi dalam Islam tidak dapat dijadikan hukum, jika ragu kembalikan ke asas hukum mu’amalah (dagang) yaitu halal, sampai diketemukan unsur haramnya. Member get member tidak selamanya salah, jika niat, akad dan caranya benar. Ketika seorang mendaftarkan anaknya di sekolah swasta, lalu ia membeli formulir Rp. 300.000,- apa yang didapatkan? Biasanya hanya mendapat 3 carik kertas. Dan belum tentu ia lulus test. Lalu jika panitia menikmati Rp. 300.000,- sendiri, apakah akan menjadi haram atau ketika ia berbagi dengan orang-orang yang mempromosikan sekolahnya (member get member) juga menjadi Haram… Lalu… apa alasan Tambang Kota haram? Ketika ada yang membeli waralaba Tambang Kota, kemudian dia berbagi sesuai dengan proporsinya (system IT Tambang KOTA) itu dikatakan haram? Mengapa merekrut orang dapat uang dan upline yang lebih dulu juga dapat uang? Dalam semua bisnis dipastikan ada budget marketing. Tapi ada perusahaan yang mengalokasikannya untuk iklan di media (seperti KFC, Pizza Hut, dll). Ada juga yang dialokasikan kepada direct marketing (penjulan langsung dari mulut ke mulut / tanpa iklan di TV seperti TAMBANG KOTA,dll). Darimana perusahaan mendapat untung ? 1. Penjualan Franchise / Hak Usaha TAMBANG KOTA 2. Penjualan Emas perhiasan dan Batu Mulia 3. Index Mudharabah • Sistem pembayaran perusahaan kepada member yang didasarkan pada kemampuan perusahaan dari omset yang didapat secara TRANSPARAN (sistem BAGI HASIL yang tentunya perusahaan sudah hitung-hitungan). • Sistem ini menjamin perusahaan tidak dapat merugi sehingga kokoh bertahan lama & kelangsungan pembayaran subsidi untuk member terjamin. Seperti keuntungan KFC dan CFC besar karena penjulan waralaba dan produk ayamnya. TAMBANG KOTA besar karena penjualan waralaba TAMBANG KOTA (merek) dan penjualan emasnya. Namun bedanya, jika KFC dan CFC system penggajian marketing piramida (yang posisi paling atas pasti paling besar gajinya). Namun TAMBANG KOTA tidak menganut piramida, artinya dg system keadilan TAMBANG KOTA, yang duluan gabung dan paling atas belum tentu mendapat lebih besar bonusnya jika ia ia pasif dan tidak memiliki tim sdm yang solid. Apakah MUDAH menjalaninya? a. Mudah daftarnya karena memakai E-Commerce (technology internet). b. Mudah mengembangkan bisnisnya (Barang Yang dipasarkan berupa Emas) c. Mudah mendapat profit sharingnya (bagi hasilnya yang sudah ditetapkan oleh perusahaan berupa komisi dari hasil kerja hingga pensiun kelak). e. Mudah distribusi produknya (menggunakan jasa kurir berasuransi karena produk berupa emas). wallahua'lam Semoga bermanfaat....
Thursday, 2 April 2015
Lindungi Kekayaan Anda Sebelum Terlambat
Saya baru tersadar beberapa bulan terakhir ini setelah mengetahui, mempelajari dan berhitung tentang Emas Batangan (walo masih sangat terbatas pengetahuan saya). Ternyata melindungi kekayaan kita dengan Emas ( EMAS BATANGAN MURNI 24 karat bukan PERHIASAN ) adalah sesuatu yg mutlak ditengah semakin sulitnya perekonomian negara kita juga dunia.
Seperti yg kita ketahui secara umum banyak teknik perlindungan dan pengembangan terhadap harta kita bisa lewat tabungan, deposito, asuransi, saham, pembelian aset, pengembangan bisnis waralaba dsb. Akan tetapi tentang perlindungan harta melalui emas ternyata merupakan senjata ampuh yg bisa dilakukan siapa saja yg ingin melindungi kekayaannya.
Teknik ini dikenal dengan Hedging Emas yaitu sebuah cara melindungi kekayaan atau aset kita dari kerugian, baik karena inflasi, penyusutan nilai barang maupun kerugian dalam menjalankan bisnis. Kenapa harus emas? Karena emas nilainya tetap dan hanya emas yang bisa mengalahkan inflasi.
Bagaimana caranya? Begini ilustrasinya..... Jika anda ingin membeli barang atau memulai usaha usahakan:
konversikan sejumlah uang anda tsb dgn sejumlah emas
belilah emas batangan tsb pada toko2 emas dgn catan emas tsb bersertifikat resmi (international atau lokal)
bawa emas tsb ke bank syariah lalu gadaikan (syarat dan ketentuan tiap2 bank berbeda)
uang hasil gadai tsb gunakan u membeli barang atau usaha dgn asumsi:
jika barang yg anda beli nilainya menurun, emas yg anda gadai nilainya akan semakin meningkat
jika usaha anda rugi, emas yg anda gadai nilainya tetap akan meningkat
Kalo sudah begitu tinggal anda tebus atau anda jual emas gadai tsb dan anda masih punya selisih keuntungan dari hasil jual beli gadai emas tsb.
Tapi ingat gadai emas ini sebaiknya dicairkan dalam jangka panjang, minimal 1 th karena rata2 tiap tahun emas mengalami kenaikan sebesar 20% !!! Bandingkan dengan bunga tabungan dan deposito anda.
Tips Pergi Haji Biayanya Murah...
![]() |
| Add caption |
Subscribe to:
Comments (Atom)






