Demi kesehatan otak Anda, sebaiknya jangan pernah dekat-dekat dengan kampret.
Riset yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI menunjukkan tidak kurang dari 250 spesies kampret atau kelelawar telah teridentifikasi di Indonesia.
Sebanyak 2 spesies di antaranya berperan sebagai pembawa penyakit Japanese Enchepalitis atau penyakit radang otak yang menyebabkan penumpukan cairan pada otak. Jenis penyakit ini disebabkan oleh virus yang awalnya ditularkan oleh nyamuk. Pada kelelawar, virus ini didapatkan karena tergigit oleh vektor yang menularkan penyakit tersebut.
"Ayo Jaga Kesehatan Otak Kita dari pengaruh Kampret"
SALAM WARAS UNTUK NKRI

EmoticonEmoticon